Penguatan Identitas dan Aksesibikitas UKM di Daerah Terogong Melalui Pengadaan Papan Nama sebagai Media Luar Ruang

Authors

  • Edo Galasro Limbong Universitas Indraprasta PGRI
  • Herliyana Rosallinda Universitas Indraprasta PGRI
  • Nurulfatmi Amzy Universitas Indraprasta PGRI

DOI:

https://doi.org/10.60012/dc.v5i1.199

Keywords:

Media Luar Ruang, Papan Nama, Identitas, Pengabdian Kepada Masyarakat, Batik Betawi Terogong

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat identitas dan meningkatkan aksesibilitas Usaha Kecil Menengah (UKM) Batik Betawi Terogong melalui pengadaan media luar ruang berupa papan nama. Permasalahan utama mitra adalah belum adanya tanda pengenal visual pada jalur masuk menuju lokasi usaha yang berada di kawasan permukiman, sehingga menyulitkan pengunjung dalam menemukan lokasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan melalui observasi dan wawancara, tahap perancangan desain papan nama berbasis pesan verbal dan nonverbal, serta tahap evaluasi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa papan nama yang dihasilkan mampu meningkatkan visibilitas usaha, memperjelas informasi lokasi, serta memperkuat identitas visual Batik Betawi Terogong. Media luar ruang ini berfungsi tidak hanya sebagai penanda lokasi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi identitas dan branding UKM. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberlanjutan dan penguatan citra UKM Batik Betawi Terogong di lingkungan masyarakat. 

References

Hermawan, K. (2004). Memenangkan Persaingan dengan Segitiga Positioning - Diferensiasi - Brand. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Indrawati, M., & Sari, Y. I. (2024). Memahami Warisan Budaya dan Identitas Lokal di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS (JPPI), 18(1), 77–85. https://doi.org/10.21067/jip.v18i1.9902

Jason, L. A., & Glenwick, D. (2016). Handbook Of Methodological Approaches to Community Based Research. New York: Oxford University Press.

Muchlison, S., & Purnama, I. Y. (2025). Warna dan Makna Motif Batik Betawi dalam Konteks Urban dan Industri Kratif: Tinjauan TerhadaP SDGS dan Undang-Undang Pemajuan Budaya. Jurnal Betawi, 2 (2).

Nofi, & Setyawan. (2021). Pengembangan Desain Batik Betawi dengan Sumber Ide Kesenian Betawi Menggunakan Visual Jelujur. Dimensi, 2(2). https://doi.org/https://doi.org/10.5583/jurnaldimensi.v2i02.37

Nurhadi, Purwantara, S., & Khotimah, N. (2012). Kajian Spasial Keberadaan Reklame Luar Ruang terhadap Etika dan Estetika Ruang Publik di Kota Yogyakarta. Informasi, 38(2). https://doi.org/https://doi.org/10.21831/informasi.v2i2.4448

Putra, D. R. (2024). Kajian Karakteristik Visual Melalui Pendekatan Estetika Terhadap Motif Tebar Mengkudu Sanggar Batik Betawi Terogong. ICHES: International Conferenceon Humanity Education and Society, 3 (01).

Putra, P. G. P., Kurniansah, R., Budiatiningsih, M., Istianingsih, N., & Susila, I. M. gede D. (2024). Warisan Budaya sebagai Kekayaan Pariwisata. Bali: CV. Intelektual Manifes Media.

Sunaryo, A. (2009). Ornamen Nusantara: Kajian Khusus tentang Ornamen Indonesia. Semarang: Dahara Prize.

Wahyudin, U., Melly, D., Purwaningwulan, M., Dipati, J., & Bandung, U. (2017). Konsumerisme pada Iklan Majalah Perempuan. In Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi: Vol. VII (Issue 1).

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Limbong, E. G., Herliyana Rosallinda, & Nurulfatmi Amzy. (2026). Penguatan Identitas dan Aksesibikitas UKM di Daerah Terogong Melalui Pengadaan Papan Nama sebagai Media Luar Ruang. Darma Cendekia, 5(1). https://doi.org/10.60012/dc.v5i1.199