Penguatan Digital Citizenship Berbasis Moderasi Beragama dalam Mewujudkan Etika Komunikasi Digital Bagi Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.60012/dc.v5i1.219Keywords:
Komunikasi, Lintas Gang, Pengurus RT, Retorika Terapan, RevitalisasiAbstract
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat digital citizenship berbasis moderasi beragama untuk membentuk etika komunikasi digital pada Generasi Z. Kegiatan dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang belum selalu disertai kemampuan berpikir kritis, kesantunan berbahasa, dan kesadaran terhadap dampak sosial komunikasi digital. Metode yang digunakan ialah Participatory Action Program melalui analisis kebutuhan, pretes, sosialisasi, tiga workshop, praktik pembuatan konten digital positif, simulasi penanganan hoaks dan hate speech, postes, serta refleksi. Kegiatan dilaksanakan di Musala Nurusshabab RT 07 Desa Banyu Asih, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, dengan peserta 12 remaja usia 15–18 tahun dari RT 06 dan RT 07. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata pretes 52,3% menjadi 82,6% pada postes. Peserta juga mengalami perubahan sikap dari pasif menjadi lebih aktif, reflektif, toleran, dan mampu membedakan komunikasi digital yang etis dan tidak etis. Program ini membuktikan bahwa integrasi literasi digital, digital citizenship, dan moderasi beragama melalui pembelajaran partisipatif efektif membentuk perilaku komunikasi digital yang lebih bijak, humanis, dan bertanggung jawab.
References
Arini, A. (2026). Peran Generasi Muda sebagai Agen Moderasi Beragama. JUTEQ: Jurnal Teologi & Tafsir, 3(1), 77-88.
Bo, N. S. W. (2025). OECD digital education outlook 2023: Towards an effective education ecosystem. Hungarian Educational Research Journal, 15(2), 284-289.
Burke, D. (2020). Experiential learning theory. Springer.
Choi, M., & Park, H. J. (2023). Korean adolescents’ profiles of digital citizenship and its relations to internet ethics: implications for critical digital citizenship education. Cambridge Journal of Education, 53(4), 567-586.
Cynthia, R. E., & Sihotang, H. (2023). Melangkah bersama di era digital: pentingnya literasi digital untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31712-31723.
Devi, L. P. S. A., & Winangun, I. M. A. (2024). Peran literasi digital dalam meningkatkan kompetensi teknologi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(4), 1255-1267.
Einarsen, S. V., Hoel, H., Zapf, D., & Cooper, C. L. (Eds.). (2020). Bullying and harassment in the workplace: Theory, research and practice. CRC Press.
Helsper, E. (2021). The digital disconnect: The social causes and consequences of digital inequalities.
Hobbs, R., & Jensen, A. (2021). The past, present, and future of digital media literacy. Journal of Media Literacy Education.
Jones, L. M., & Mitchell, K. J. (2022). Defining and measuring youth digital citizenship. Journal of Youth and Adolescence.
Kementerian Agama RI. (2020). Moderasi beragama. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kemenristek RI. (2022). Panduan literasi digital nasional. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kowalski, R. M., Giumetti, G. W., Patchin, J. W., Cotten, S. R., & Craig, W. (2024). Cyberbullying and social media. In Handbook of children and screens: Digital media, development, and well-being from birth through adolescence (pp. 433–438). Springer Nature Switzerland.
Krutzinna, J., & Staksrud, E. (2026). Too Much of a Good Thing? Challenges to the Effectiveness of Digital Help Resources for Children and Youths. Children & Society, 40(2), 346-358.
Livingstone, S., Mascheroni, G., & Stoilova, M. (2023). The outcomes of gaining digital skills for young people’s lives and wellbeing: A systematic evidence review. New media & society, 25(5), 1176-1202.
Marolla-Gajardo, J., & Riquelme Plaza, I. (2025). Teacher Education, Diversity, and the Prevention of Hate Speech: Ethical and Political Foundations for Inclusive Citizenship. Societies, 15(5), 139.
Masni, M., Asrianti, A., Gani, A. W., Muhtar, M., Suwahyu, I., & Asriadi, M. (2025). Digital Literacy and Digital Ethics Strengthening Program For Generation Z in The Information Era for High School Students. Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(5), 238-245.
McGowan, L., Gaston, E., Day, A., & Kern, L. (2024). Hate Speech Case Study.
Mutakin, A., & Khasanah, S. U. (2023). Moderasi dakwah untuk generasi milenial melalui media digital. Publica Indonesia Utama.
Nafisah, Y. F., & Jannah, M. (2024). Penggunaan media sosial pada Generasi Z. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 705-713.
Parhan, Z., & Jais, A. (2026). Peran Literasi Digital Dalam Mencegah Konflik Keagamaan Di Media Sosial. Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(1), 1-13.
Pole, K., & McGee, M. (2026). Experiential learning. In Teaching and Learning in Higher Education (pp. 51-63). Singapore: Springer Nature Singapore.
Prihatin, N. Y., Irawan, D., & Agustina, R. H. (2025). Strategi pengembangan materi PAI berbasis moderasi beragama di era digital. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(3), 1496-1503.
Ribble, M. (2021). Digital citizenship in schools: Nine elements all students should know. International Society for Technology in Education (ISTE).
Safitri, F., Ramlah, R., Sandy, W., & Siregar, A. C. (2025). Literasi digital dalam dunia pendidikan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Selwyn, N. (2021). Education and technology: Key issues and debates. Bloomsbury Publishing.
Sikumbang, K., Ramadhina, W., Yani, E. R., Arika, D., Hayati, N., Hasibuan, N. A., & Permana, B. G. (2024). Peranan media sosial Instagram terhadap interaksi sosial dan etika pada generasi Z. Journal on Education, 6(2), 11029-11037.
Staksrud, E., & Milosevic, T. (2022). Social Networking Sites and Children's Social Development. The Wiley‐Blackwell Handbook of Childhood Social Development, 707-725.
Suriani, S., Bima, M. A., Pratiwi, C., Wahyuni, D. S., & Alverina, L. (2024). Literasi Digital dan Hukum: Penyuluhan Cyberbullying untuk Siswa Madrasah Aliyah. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(3), 589-602.
Tualeka, M. W. N., Haris, A., & Mu’ammar, M. A. (2026). Membangun moderasi beragama: Peran dakwah elit di Surabaya. UMMPress.
Van Deursen, A. J., Van Der Zeeuw, A., De Boer, P., Jansen, G., & Van Rompay, T. (2021). Digital inequalities in the Internet of Things: differences in attitudes, material access, skills, and usage. Information, Communication & Society, 24(2), 258-276.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irwan Baadilla, Heni Ani Nuraeni, Ahmad Hidayatullah, Siti Kodariah, Rokhmani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Darma Cendekia




Darma Cendekia is licensed under a