Mural sebagai Media Sosialisasi Lingkungan Sekolah Hijau Bersih dan Indah

Authors

  • Rizki Saga Putra Universitas Indraprasta PGRI
  • Dian Handayani Universitas Indraprasta PGRI
  • Ndaru Ranuhandoko Universitas Indraprasta PGRI

DOI:

https://doi.org/10.60012/dc.v2i1.55

Keywords:

Mural, Lingkungan Hijau, Bersih dan Indah

Abstract

Permasalahan kebersihan lingkungan, kurangnya kesadaran dalam menanam pohon, dan ketidakpedulian manusia dalam merawat keindahan alam menjadi tugas kita bersama. Sekolah adalah salah satu lembaga yang dapat mengurangi permasalahan tersebut dengan pendidikan karakternya. Membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan, menanam pohon serta bagaimanakah peran sekolah dalam membangun karakter peduli terhadap lingkungan menjadi tanggungjawab kita bersama. Mural merupakan salah satu seni gambar yang menggunakan tembok sebagai medianya. Seni mural merupakan media komunikasi antara seniman dan khalayak umum, menjadi alternatif untuk penyampain nilai-nilai estetis dan etis. Mural menjadi sentral peranannya ketika berada pada ruang publik, karena ruang publik menjadi salah satu sentral interaksi sosial bagi masyarakat khususnya perkotaan. Mural juga bisa digunakan sebagai media edukasi bagi para siswa. Dalam mural terdapat suatu pesan yang ingin disampaikan oleh seniman kepada khalayak yang melihatnya. Pelaksana Abdimas merancang sebuah konsep tentang bagaimana mensosialisasikan lingkungan yang hijau, bersih dan indah, dengan mural pada tembok bagian depan sekolah yang di depannya ditanami tanaman hijau. Bidang yang dimural seakan hidup karena pohon yang tumbuh di depan tembok tidak di tebang melainkan menjadi lebih hidup dengan gambar bunga matahari menggunakan warna yang kontras. Teknik mural dirancang dengan perspaktif sederhana dari warna gelap ke warna terang dan dibentuk dari besar ke kecil. Supaya tidak terlihat menyeramkan karena warna gelap maka warna gelap tersebut dibuat menggunakan gradasi berwarna biru.

References

Eliyanti, W., Abdullah, G., Wuryandini, E., & Suharyadi, A. (2021). Manajemen Sekolah Hijau di SD Negeri 05 Beji Kabupaten Pemalang. Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan, 3(2), 144-164.

Faiz, A. (2022). Peran guru dalam pendidikan moral dan karakter. Jurnal Education and development, 10(2), 315-318.

Ismail, M. J. (2021). Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan dan Menjaga Kebersihan di Sekolah. Guru Tua: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 59-68.

Paramita, V. S., Indiyati, D., Ndaruhadi, P. W., & Nuyman, A. (2017). Manajemen sekolah hijau berwawasan lingkungan. Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas, 2(1).

Riskina, M. D. (2019). Studi Deskriptif Tentang Sikap Peduli Lingkungan Melalui Program Sekolah Adiwiyata di SMAN 2 Pamekasan. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 7(1).

Suherman, S., Giyanti, S., & Anggraeni, S. P. K. (2019). Mural di Lingkungan Sekolah dalam Konteks Pendidikan Konservasi. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(2), 192-203.

Sundari, R. (2020). Analisis Estetik Seni Lukis Kolase Landscape Karya Budi Irawan. Irama: Jurnal Seni Desain Dan Pembelajarannya, 2(1), 13-22.

Sungkar, A. (2021). Surealisme Dalam Seni Lukis Indonesia. Dekonstruksi, 4(01), 107-123.

Yohana, F. M. (2021). Mural sebagai Media Penyampai Pesan Sosial Bagi Masyarakat dalam Perspektif Semiotika Charles Sanders Pierce. GANDIWA Jurnal Komunikasi, 1(2), 60-74.

Yusuf, Y., & Trisiana, A. (2019). Metode Braistorming Tertulis: Teknik Curah Pendapat Dengan Memaksimalkan Keterlibatan Semua Peserta Dalam Pengambilan Keputusan. Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 108-116.

Zaini, M. (2010). Model Pembelajaran Sekolah Hijau dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Quantum: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 1(1), 8-15.

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Putra, R. S., Handayani, D. ., & Ranuhandoko, N. . (2023). Mural sebagai Media Sosialisasi Lingkungan Sekolah Hijau Bersih dan Indah. Darma Cendekia, 2(1), 102–110. https://doi.org/10.60012/dc.v2i1.55