Sosialisasi Puisi-Puisi Religi untuk Meningkatkan Nilai Ketakwaan kepada Santri Pesantren Tahfidzul Qu’ran Ar Rahmani Ciputat Tangerang Selatan

Authors

  • Sangaji Niken Hapsari Universitas Indraprasta PGRI
  • Endang Sulistijani Universitas Indraprasta PGRI
  • Mirza Ghulam Ahmad Universitas Indraprasta PGRI

DOI:

https://doi.org/10.60012/dc.v2i2.72

Keywords:

Sosialisasi, Puisi-puisi Religi, Nilai Ketakwaan

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan media pikiran para santri dalammengungkapkan Nilai-nilai dalam karya sastra tersebut dapat dimanfaatkanpembaca dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah aspek religius. Puisi merupakan karya sastra yang mengungkapkan pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan memfokuskan kekuatan bahasa dalam struktur fisik serta struktur batin.Religius semula berasal dari bahasa Latin religare berarti mengikat, sedangkan reliigo berarti ikatan atau pengikatan, yakni manusia mengikatkan diri kepada Tuhan atau manusia menerima ikatan Tuhan. Bagian dasar agama Islam terdiri dari tiga aspek yakni akidah, syariat, dan akhlak yang terstruktur dan tidak dapat dipisahkan. Akidah, syariat, dan akhlak, Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode diskusi, tanya-jawab dan apresiasi terhadap karya, diharapkan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien

References

Asfandiyar, A. Y (2007). Cara pintar mendongeng. Jakarta: Mizan.

Balai Pustaka. (2008). Pantun Melayu. Jakarta: Balai Pustaka

Danandjaja, J. (1994). Folklor Indonesia, ilmu gosip, dongeng, dan lain- Lain. Jakarta: Grafiti.

Darajat, Z. (1993). Materi Pokok Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Proyek Pembinaan Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Depag dan Universitas Terbuka Depdikbud.

Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Fasilitasi Komunikasi Budaya di Masyarakat. Jakarta: Depdikbud.

Hakim, A. (1993). Struktur sastra lisan Serawi. Jakarta: Depdikbud

Jassin, H. B. ( 1982). Angkatan 66 prosa dan puisi. Jakarta: Gunung Agung

Pradopo, R. D. (2009). Pengkajian puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Retnaningdyah, P. (2022). Panduan gerakan literasi sekolah di sekolah menengah pertama. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Suantoko, S. (2016). Fungsi sastra lisan “Tanduk” masyarakat Genaharjo Kabupaten Tuban bagi masyarakat pendukungnya. None, 16(2), 246-256.

Tarigan, G. H. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa

Wuryani, W. (2013). Pesona karya sastra dalam pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia. Semantik, 2(2), 87-101.

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Sangaji Niken Hapsari, Sulistijani, E. ., & Ahmad, M. G. . (2023). Sosialisasi Puisi-Puisi Religi untuk Meningkatkan Nilai Ketakwaan kepada Santri Pesantren Tahfidzul Qu’ran Ar Rahmani Ciputat Tangerang Selatan. Darma Cendekia, 2(2), 212–218. https://doi.org/10.60012/dc.v2i2.72