Darma Cendekia https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia Darma Cendekia CV Buana Prisma Sejahtera en-US Darma Cendekia 2963-167X <p>Darma Cendekia</p> Edukasi Etika Penggunaan AI dalam Pembelajaran untuk Menumbuhkan Metakognisi Mahasiswa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/216 <p>Penggunaan <em>AI </em>tanpa etika merupakan hal penting untuk diedukasi dalam dunia Pendidikan. Penggunaan AI beretika bukan hanya membantu pembelajar mengeksplorasi dunia pengetahuan tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran metakognisi pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman penggunaan<em> AI</em> beretika dan kesadaran metakognisi pembelajara. Kegiatan ini bermitra dengan program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan <em>Forum Group Discussion</em>. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan AI beretika dan pengetahuan metakognisi deklaratif serta regulasi kognisi yang dimiliki peserta tergolong cukup baik. Berdasarkan hasil kegiatan ini, diperlukan tindak lanjut berupa pelatihan penggunan <em>A</em>I dalam pembelajaran.</p> Erna Megawati Priarti Megawanti Maman Paturahman Sulis Setiawati Copyright (c) 2026 Erna Megawati, Priarti Megawanti, Maman Paturahman https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 1 9 10.60012/dc.v5i1.216 Penguatan Digital Citizenship Berbasis Moderasi Beragama dalam Mewujudkan Etika Komunikasi Digital Bagi Generasi Z https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/219 <p>Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat digital citizenship berbasis moderasi beragama untuk membentuk etika komunikasi digital pada Generasi Z. Kegiatan dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang belum selalu disertai kemampuan berpikir kritis, kesantunan berbahasa, dan kesadaran terhadap dampak sosial komunikasi digital. Metode yang digunakan ialah Participatory Action Program melalui analisis kebutuhan, pretes, sosialisasi, tiga workshop, praktik pembuatan konten digital positif, simulasi penanganan hoaks dan hate speech, postes, serta refleksi. Kegiatan dilaksanakan di Musala Nurusshabab RT 07 Desa Banyu Asih, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, dengan peserta 12 remaja usia 15–18 tahun dari RT 06 dan RT 07. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata pretes 52,3% menjadi 82,6% pada postes. Peserta juga mengalami perubahan sikap dari pasif menjadi lebih aktif, reflektif, toleran, dan mampu membedakan komunikasi digital yang etis dan tidak etis. Program ini membuktikan bahwa integrasi literasi digital, digital citizenship, dan moderasi beragama melalui pembelajaran partisipatif efektif membentuk perilaku komunikasi digital yang lebih bijak, humanis, dan bertanggung jawab.</p> Irwan Baadilla Heni Ani Nuraeni Ahmad Hidayatullah Siti Kodariah Rokhmani Copyright (c) 2026 Irwan Baadilla, Heni Ani Nuraeni, Ahmad Hidayatullah, Siti Kodariah, Rokhmani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10 21 10.60012/dc.v5i1.219 Optimalisasi literasi Digital Melalui Artificial Intelligence (AI) untuk Bahan Ajar pada Tenaga Pendidik di SDN Jatimekar https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/209 <p>Di tengah pesatnya penetrasi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan, tenaga pendidik di SDN Jatimekar 1 Bekasi dihadapkan pada tantangan peningkatan metodologi penyusunan bahan ajar akibat kendala teknis dan manajerial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali dan meningkatkan kualitas pemanfaatan teknologi digital melalui platform Teachy berbasis AI dalam pembuatan bahan ajar bagi para guru. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research</em> (PAR) melalui tahapan survei, observasi kebutuhan, pelatihan praktis (<em>hands-on practice</em>), pendampingan langsung, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam membuat bahan ajar secara cepat dan variatif, mulai dari pendaftaran akun hingga penyusunan <em>prompt engineering</em> yang efektif. Simpulan dari kegiatan ini adalah integrasi teknologi AI melalui platform Teachy terbukti mampu mengoptimalkan efisiensi waktu dan mengatasi hambatan guru dalam menyusun materi pembelajaran. Implikasi dari pengabdian ini tidak hanya memberdayakan kompetensi individu guru, tetapi juga mendorong transformasi digital tingkat organisasi sekolah demi menciptakan proses evaluasi dan pembelajaran yang lebih interaktif serta inovatif.</p> Rizki Ridwan Mohammad Fazrie Dudi Parulian Copyright (c) 2026 Rizki Ridwan, Mohammad Fazrie, Dudi Parulian https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 22 29 10.60012/dc.v5i1.209 Pembuatan Video Profil sebagai Media Promosi UKM Lontong Sayur dan Bumbu Khas Betawi https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/198 <p>Dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat, pembuatan video profil digunakan sebagai media promosi yang ditujukan agar masyarakat sekitar dapat mengenal secara online UKM yang terhitung baru beberapa bulan dan memudahkan mencari pelanggan secara konsisten. Banyak hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membuat video profil seperti melakukan riset yang mendalam tentang UKM, hal ini dapat dilakukan dengan melakukan wawancara kepada pemilik UKM dan beberapa pelanggan, melakukan obeservasi dan mencari informasi lengkap berkaitan dengan UKM tersebut. Bertujuan membuat video profil sebagai media promosi. Video Profil merupakan salah satu media yang digunakan dalam menyampaikan berbagai macam informasi yang dibutuhkan oleh pembeli. Video profil memiliki peran yang sangat baik dalam memperkenalkan suatu produk, tempat ataupun bisnis, dapat juga menjadi salah satu alternatif yang sangat efektif dan menjanjikan sebagai media promosi Metode <em>brainstorming</em> yang dikenal dengan istilah metode curah pendapat dan sumbang saran, hasil dalam kegiatan ini membuat media promosi berupa video profil sebagai solusi terhadap permasalahan yang ada. Hasil kegiatan berupa proses pembuatan video profil yang dilakukan di lingkungan ukm lontong sayur Bumbu khas Betawi. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam penbuatan video profil yang bertujuan untuk mempromosikan UKM Lontong sayur Bumbu khas Betawi sebagai kuliner sarapan yang memiliki kualitas yang baik dan enak dilidah para pembeli dan menjadi pilihan bagi para calon pembeli untuk dapat datang dan membeli lontong sayur bumbukhas Betawi.</p> Ika Rusdika Dewi Hoirunnisa Widiana Indah Permata Kurnia Pitri Wijaya Copyright (c) 2026 Ika Rusdika Dewi, Hoirunnisa, Widiana Indah Permata, Kurnia Pitri Wijaya https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10.60012/dc.v5i1.198 Edukasi Komunikasi Profetik Muhammad SAW untuk Mahasiswa https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/222 <p>Edukasi komunikasi profetik bagi mahasiswa akan memberikan pencerahan sekaligus kemampuan berkomunikasi yang lebih baik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah menyampaikan dan memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam menerapkan komunikasi profetik dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan berkomunikasi yang baik dan efektif sangat diperlukan bagi mahasiswa untuk berproses menyelesaikan studinya dan meraih Impian. Mempraktikkan komunikasi profetik akan membantu mahasiswa menjadi lebih sukses dalam berkomunikasi dengan berbagai pihak. Studi dari pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode studi kasus dalam perspektif Islam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa peserta edukasi mendapatkan ilmu dan pengalaman baru yang melengkapi pengetahuan mereka selama ini. Sebagian mahasiswa pernah melaksanakan berbagai pelatihan komunikasi verbal seperti muhadharah, lomba pidato, lomba cerdas cermat, <em>storytelling</em>, serta partisipasi aktif dalam perlombaan ketika dahulu mereka belajar di pesantren. Meskipun demikian, pengabdian masyarakat terhadap mahasisa Institut SEBI Depok masih ditemukan beberapa kendala seperti kesempatan untuk mengelaborasi yang kurang karena banyaknya peserta serta waktu yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan edukasi komunikasi profetik yang berjenjang, dan melibatkan lebih banyak lagi mahasiswa sehingga kemampuan berkomunikasi profetik akan lebih banyak tersampaikan dan dikuasai di kalangan mahasiswa di perguruan tinggi</p> Hery Purwosusanto Nurdin Tjipto Djuhartono Copyright (c) 2026 Hery Purwosusanto, Nurdin, Tjipto Djuhartono https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10.60012/dc.v5i1.222 Penguatan Identitas dan Aksesibikitas UKM di Daerah Terogong Melalui Pengadaan Papan Nama sebagai Media Luar Ruang https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/199 <table cellspacing="0" cellpadding="0"> <tbody> <tr> <td class="td1" valign="middle"> <p class="p1"><span class="s1">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat identitas dan meningkatkan aksesibilitas Usaha Kecil Menengah (UKM) Batik Betawi Terogong melalui pengadaan media luar ruang berupa papan nama. Permasalahan utama mitra adalah belum adanya tanda pengenal visual pada jalur masuk menuju lokasi usaha yang berada di kawasan permukiman, sehingga menyulitkan pengunjung dalam menemukan lokasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan melalui observasi dan wawancara, tahap perancangan desain papan nama berbasis pesan verbal dan nonverbal, serta tahap evaluasi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa papan nama yang dihasilkan mampu meningkatkan visibilitas usaha, memperjelas informasi lokasi, serta memperkuat identitas visual Batik Betawi Terogong. Media luar ruang ini berfungsi tidak hanya sebagai penanda lokasi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi identitas dan <em>branding </em>UKM. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberlanjutan dan penguatan citra UKM Batik Betawi Terogong di lingkungan masyarakat. </span></p> </td> </tr> </tbody> </table> Edo Galasro Limbong Herliyana Rosallinda Nurulfatmi Amzy Copyright (c) 2026 Edo Galasro Limbong, Herliyana Rosallinda, Nurulfatmi Amzy https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10.60012/dc.v5i1.199 Pendampingan Perancangan Poster Peduli Lingkungan sebagai Media Informasi Siswa MIS Nurul Ummah https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/225 <p>Pembentukan karakter peduli lingkungan sejak usia dini menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung terciptanya budaya hidup bersih dan berkelanjutan di lingkungan sekolah. Sekolah dasar menjadi salah satu institusi strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan melalui media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami siswa. Namun, MIS Nurul Ummah masih memiliki keterbatasan media komunikasi visual sebagai sarana edukasi lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi perancangan poster peduli lingkungan sebagai media informasi dan edukasi bagi siswa MIS Nurul Ummah, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan analisis kebutuhan mitra, perancangan konsep, visualisasi desain, implementasi, dan evaluasi. Poster dirancang berdasarkan prinsip-prinsip Desain Komunikasi Visual dengan menerapkan tata letak (<em>layout</em>) yang sistematis, ilustrasi ramah anak, tipografi yang mudah dibaca, serta komposisi warna yang menarik sehingga pesan peduli lingkungan dapat dipahami secara efektif oleh siswa sekolah dasar. Hasil kegiatan menghasilkan poster edukasi berukuran A3 yang dipasang pada titik-titik strategis sekolah sebagai media informasi dan pengingat visual (<em>visual reminder).</em> Berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan pihak sekolah, poster membantu guru dalam menyampaikan pendidikan karakter peduli lingkungan serta meningkatkan perhatian siswa terhadap kebersihan, pengelolaan sampah, penghijauan, dan penghematan energi. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung terciptanya budaya sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.</p> Mikke Setiawati Ismail Bambang Subianto Dhika Quarta Rosita Rosita Yulia Rahmawati Copyright (c) 2026 Mikke Setiawati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10.60012/dc.v5i1.225 Literasi Media Sosial pada Ibu Rumah Tangga Kelompok Program Kemitraan Masyarakat di Kelurahan Jati Makmur Bekasi https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/213 <p>The purpose of the study was to provide information about the use of social media and determine the media literacy skills of PKK housewives in Jati Makmur Bekasi village. The theory used refers to media literacy, while the method used in this study is a qualitative method with the study of literature, in-depth interviews with some housewives, and media literacy information extension activities. The results of the study showed that there are various social media with the use of devices used by housewives PKK group in the village of Jati Makmur Bekasi, among others: Instagram, facebook and whatsapp. Some housewives understand very well about the importance of choosing media content that is accessed with the aim of: a) establish a relationship, b) increase friendship, c) a means of exchanging information, and d) as a sale and purchase of a product. The problem faced is that there is still information that is not true, and then spread and some media users who believe it. There are some ethics in the use of social media that should not be done such as forwarding identity cards and the use of polite language, so that the use of social media, both in terms of finding friends, disseminate information so that it does not enter the legal realm. This can be said to be the importance of social media literacy to be known, understood, and applied in everyday life.</p> Memmy Dwi Jayanti Siti Muharomah Ira Pratiwi Ramdayana Sumarti Copyright (c) 2026 Memmy Dwi Jayanti, Siti Muharomah, Ira Pratiwi Ramdayana, Sumarti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10.60012/dc.v5i1.213 Pembelajaran Sejarah Melalui Games Foto Pahlawan Indonesia di SDN Mekarjaya 21 Depok https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/205 <p>Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memperkenalkan dan mensosialisasikan pembelajaran sejarah yang menyenangkan melalui games foto pahlawan di kelas 4 SDN Mekarjaya 21 Depok. Melalui kegiatan ini, diyakini akan mampu membangun pengetahuan dan pemahaman peristiwa sejarah serta pembelajaran sejarah yang lebih menarik/tidak monoton. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif yang meliputi tahap observasi, sosialisasi materi, implementasi games foto pahlawan, dan evaluasi melalui observasi serta tanya jawab. Teknis penerapan pemanfaatan foto atau sumber bergambar ini meliputi 2 tahap yakni: (1) pencarian sumber sejarah berupa foto untuk diperlihatkana bersam-sama di depan peserta didik, (2) memanfaatkan foto-foto tokoh sejarah yang telah ada dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan materi yang sedang dipelajari di sekolah khususnya kelas 4 yaitu pengenalan sejarah bangsa sejak dini. Bila program ini dapat optimal, diharapkan sekolah dapat membuat kebijakan dalam pemanfaatan foto-foto tokoh sejarah di dalam setiap pembelajaran yang terkait.</p> Januar Barkah Rani Noviyanti Nurbaity Nurbaity Copyright (c) 2026 Januar Barkah, Rani Noviyanti, Nurbaity https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10.60012/dc.v5i1.205 Pengenalan Media Pembelajaran Peta pada Pembelajaran Sejarah di SMA sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/218 <p>Pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas masih sering dianggap monoton karena didominasi metode ceramah dan hafalan, sehingga minat belajar peserta didik cenderung rendah. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengenalan dan pelatihan penggunaan media peta sebagai alternatif media pembelajaran sejarah yang lebih menarik dan efektif. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada guru dan peserta didik mengenai pemanfaatan media peta dalam pembelajaran sejarah guna meningkatkan minat dan motivasi belajar. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan melalui presentasi materi, diskusi, tanya jawab, serta praktik penyusunan pembelajaran sejarah berbasis media peta. Kegiatan dilaksanakan di MAN 3 Kabupaten Bogor dan SMA Budi Utomo Depok dengan melibatkan guru serta peserta didik yang dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja. Hasil kegiatan ini berupa terlaksananya pelatihan dan pendampingan penggunaan media peta dalam pembelajaran sejarah melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan praktik penyusunan pembelajaran berbasis media peta. Pelatihan tersebut meningkatkan pemahaman guru mengenai pemanfaatan media peta, serta diikuti dengan antusiasme dan partisipasi aktif peserta didik selama kegiatan berlangsung. Guru dan pihak sekolah juga memberikan respons positif terhadap penerapan media peta sebagai alternatif pembelajaran sejarah yang lebih menarik dan variatif.</p> Januar Barkah Arief Hidayat Achmad Sarwandianto Lusi Ariyani Copyright (c) 2026 Januar Barkah, Arief Hidayat, Achmad Sarwandianto, Lusi Ariyani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10.60012/dc.v5i1.218 Layanan Kegiatan Promotif Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Jiwa pada Para Pekerja di lembaga Perlindungan Saksi & Korban https://www.jurnal.prismasejahtera.com/index.php/darmacendekia/article/view/202 <p>Kesehatan mental merupakan faktor penting yang menunjang kinerja pekerja. Psychological distress di tempat kerja dapat menyebabkan berbagai dampak merugikan seperti <em>burnout</em>, kecemasan, dan penurunan produktivitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pekerja di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengenai pentingnya kesehatan mental di tempat kerja. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya sistem dan konsep layanan transfer pengetahuan yang didasarkan pada pendampingan yang intensif dan mandiri. Model Edukasi Terstruktur (Pemindahan Pengetahuan yang Terorganisir) adalah konsep yang memastikan mitra tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga memahami cara kerja dan alasan di balik solusi yang diberikan. Sedangkan bentuk layanan yang berjalan adalah ruang kolaborasi di mana tim abdimas berperan sebagai fasilitator dan mentor. Layanan ini dibuat dengan gagasan untuk memperkuat kemampuan sendiri, bukan bergantung pada orang lain. Hasilnya adalah terbentuknya kerangka kerja di mana mitra diajari cara menyelesaikan masalah sendiri, sehingga mereka bisa mengelola, mengembangkan, dan mengulang kembali konsep yang telah diajarkan secara terus-menerus. Program edukasi psikososial terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan mental di tempat kerja. Kegiatan ini berhasil mengurangi stigma, membangun kesadaran kolektif, dan membekali peserta dengan keterampilan praktis manajemen stres yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari</p> Gundah Noor Cahyo Sara Sahrazad Sulastry Pardede Erlis Thertina Copyright (c) 2026 Erlis Thertina, Gundah Noor Cahyo, Sara Sahrazad, Sulastry Pardede https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 1 10.60012/dc.v5i1.202